Senin, 15 Februari 2010

Difference Between Love and Lust



Love and lust are the two most confused concepts in all cultures around the world. And, yet, reams and reams of literature, innumerable works of art and scores of music have been created on these two concepts.
To begin with, while love is mainly a spiritual and mental feeling, lust is purely based on a physical need. Unfortunately, this where most young people around the world trip. Confusing a physical feeling of lust as an attraction based on genuine emotion emanating from the heart and soul as love leads many young people to marry in haste and regret later.
Love requires discipline and commitment while lust needs no such positive attributes to manifest. Love is focused on the growth, improvement and comfort of the person who is the object of love. On the other hand, lust is focused on the satisfaction of the self and that too, mainly of the physical kind. Though, it may not necessarily be physical alone. Since love requires a commitment, a certain amount of discipline is necessary because you cannot harm the person you love whether physically or emotionally. In lust, no discipline is maintained as the person who is the object of lust becomes a subject of utility to be discarded once the purpose of self-satisfaction is fulfilled.
True Love inspires only positive emotions of joy, peace, serenity and friendship. Love becomes the fountainhead for individual progress and supports the universal positive attributes. On the other hand, lust inspires negative emotions though, a short-term feeling of exhilaration may be confused with love.
According to Eastern traditions of philosophy, love for an individual can translate into a universal love for all mankind and a higher love for god. While, lust can only translate into further depravity. While love leads to spirituality, lust leads to materialism. While love is an evolutionary positive force, lust is a destructive negative force.


Selasa, 05 Januari 2010

CCS Jinakkan Efek Global Warming


Pertumbuhan karbon dioksida merupakan kontributor terbesar dalam pemanasan global maka yang patut kita ketahui yaitu pertumbuhan emisi CO2 diatmosfer telah mencapai angka 28 gt(gross ton)/tahun. Sementara konsentrasinya telah mancapai 380ppm
(part per million). Mitigasi untuk mengurangi karbon dioksida di atmosfer membuka paradigma baru tentang tekhnologi CCS.

CCS (carbon capture storage) merupakan tekhnologi untuk memisahkan karbon dioksida yang dilepaskan oleh stasiun pembangkit energi (power station) atau proses industri,, selanjutnya ditangkap dan ditransportasikan serta disimpan pada tempat tertentu. Tujuan dari CCS secara jelas adalah untuk mengurangi emisi karbon dioksida yang berdampak apda pemanasan glogal (global warming).

Pada tahap penangkapan ini dilakukan pemisahan karbon dioksida dengan beberapa metode antara lain post-combustion. metode ini biasa dilakukan pada pembangkit konvensional dengan melakukan penangkapan karbon dioksida setelah proses pembakaran. Asap yang keluar dari cerobong akan dipisahkan menggunakan scrubing sehingga dihasilkan gas karbon dioksida murni.

Metode yang lain yaitu pre-combustion metode ini dilakukan dengan cara menangkap karbon dioksida sebelum proses pembakaran. Tekhnologi pre-combusion harus melibatkan proses seperti gasification. reaktor gasifikasi akan memisahkan karbon dioksida dan bahan bakar lain seprti hydrogen (H2), methane (CH4) ataupun karbon monoksida (CO).Metode lain seperti oxy-fuel dan chemical looping combustion (CLC) masih terus dikembangkan untuk menghasilkan metode yang efektif dan efisien.

Selannjutnya adalah karbon dioksida diangkut untuk dipindahkan pada tempat penyimpanan (storage). Pada tahap ini karbon dioksida bisa memiliki tiga bentuk yaitu padat,cair dan gas,tergantung tujuan dan area yang akan dijadikan tempat penyimpanan karbon diokasida tersebut.

Tetapi yang sangat perlu diingat adalah kerusakan alam yang selama ini terjadi merupakan akibat dari ulah manusia sendiri sehingga secara sadar kitalah yang bertanggung jawab atas bencana ini semua.




Senin, 04 Januari 2010

SEO???

SEO adalah kepanjangan dari Search Engine Optimatization intinya, SEO adalah suatu cara untuk meningkatkan rangking situs / blog kita di Mesin Pencari. Sobat tau apa itu mesin pencari...? mesin pencari adalah suatu mesin yang bisa mencari atau yang lebih pasnya melacak situs kita dengan kata kunci tertentu.


Minggu, 20 Desember 2009

Save The Earth


Bumi yang telah berumur 2 milyar tahun belum terlalu tua untuk ukuran suatu planet.Tetapi bumi telah mengalami penuaan dini karena ulah 1 spesies binatang berakal yang terus meghisap tanpa mengenal puas,sudah saatnya spesies ini merawat dan berkreasi soal kebutuhanya tanpa merusak sang ibu tercinta.

Save the Earth ... Mulai dari diri sendiri


Kamis, 10 Desember 2009

Siklus 11 Tahunan???!!!



Jakarta (ANTARA) - Seorang peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyatakan fenomena meningkatnya aktivitas matahari yang menurut ramalan suku Maya terjadi pada 2012 tidak perlu dikhawatirkan apalagi dihubungkan dengan hari kiamat.

Peneliti astronomi dan astrofisik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) yang baru saja dikukuhkan sebagai profesor riset Indonesia Dr Thomas Djamaluddin Msc, Rabu, menyatakan tidak ada yang istimewa dari fenomena alam 2012 itu karena hanya siklus 11 tahunan meningkatnya aktivitas matahari.

"Fenomena 2012 yang menghebohkan masyarakat lebih banyak berawal dari ramalan suku Maya, bukan berasal dari alasan ilmiah. Kalau kemudian memang ada fenomena 2012 alasan ilmiahnya apa? Tapi yang lebih banyak diungkapkan justru bukan sainsnya," kata Thomas usai dikukuhkan sebagai profesor riset di kantor Lapan Jakarta.

Menurut Thomas, fenomena aktivitas puncak matahari sebelumnya diperkirakan terjadi pada 2011, namun titik minimumnya bergeser sehingga diperkirakan terjadi pada 2012. Namun, sekarang pun ada pergeseran lagi sehingga kemungkinan terjadi pada 2013.

Secara alamiah, tegas Thomas, tidak ada yang istimewa karena itu merupakan siklus 11 tahunan. "Terakhir terjadi pada 1989 kemudian pada 2000, dan nanti 2012 atau 2013 akan terjadi lagi."

Orang kemudian mengkhawatirkan terjadi badai matahari, padahal tidak akan ada badai matahari dahyat yang menimbulkan dampak parah.

Badai matahari pada dasarnya adalah fenomena bumi yang sering terjadi bukan saja saat aktivitas matahari mencapai puncak, tetapi saat aktivitas mulai naik hingga turun lagi tetap ada badai matahari.

Artinya memang frekuensi kejadiannya lebih banyak pada saat puncak. Tetapi, menurut Thomas, kekuatan terbesarnya belum tentu pada saat puncak. Sering kali yang paling kuat justru setelah puncak.

"Katakan puncak yang lalu terjadi di 2000, tetapi aktivitas matahari yang paling besar, yang paling kuat justru terjadi pada 2003," katanya.

Perbincangan fenomena aktivitas matahari ini juga berkembang, yang kemudian dikaitkan lagi dengan seolah-olah akan ada tumbukan komet.

"Itu juga secara astronomi tidak ada buktinya. Tidak ada informasi atau perkiraan akan ada komet besar yang menabrak bumi pada 2012. Kemudian ada lagi yang memperkirakan ada planet Nibiru, padahal planet Nibiru tidak dikenal dalam astronomi," jelas Thomas.

Berbagai perbincangan mengenai fenomena 2012, seperti seolah-olah berdasarkan teori astronomi ada asteroit besar yang akan menghantam bumi, sama sekali tidak punya dasar atau tidak ada alasan astronominya.

"Jadi pada dasarnya kekhawatiran 2012 lebih banyak terkait dengan penafsiran ramalan suku Maya, dan oleh ketua suku Maya sendiri sudah menyatakan bahwa 2012 bukan akhir dan itu hanyalah pergantian item kalender yang biasa," kata dia.

Menurut Thomas, dampak dari badai matahari yang ditimbulkan dari percikan partikel matahari dan menimbulkan medan magnit itu selama ini hanya berdampak pada keberadaan satelit di orbit dan terhadap transformer fasilitas jaringan listrik.

Badai matahari dapat menimbulkan induksi ke fasilitas jaringan listrik sehingga terjadi kelebihan beban dan bisa menyebabkan trafo meledak atau terbakar. Sampah Antariksa Dalam orasi ilmiahnya pada pengukuhannya sebagai profesor riset bersama Dr Ir Chunaeni Latief Msc, Thomas juga menyatakan bahwa wilayah Indonesia yang dilalui garis ekuator cukup panjang rentan menjadi tempat jatuhnya sampah antariksa yang sekarang kian banyak.

"Sampah antariksa semakin lama semakin banyak. Yang terpantau oleh sistem jaringan pemantau internasional ada sekitar 13 ribu lebih dan ancamannya bisa mengganggu satelit aktif. Dan salah satunya pernah, sampah antariksa bekas satelit Rusia menabrak satelit aktif karena semakin banyak satelit di antariksa kemungkinan bertabrakan semakin besar," katanya.

Indonesia yang berada di garis ekuator memiliki kemungkinan lebih besar untuk terkena risiko jatuhnya sampah antariksa dibanding kawasan lain. Oleh karena itu Indonesia harus selalu waspada karena berada pada wilayah yang sering dilalui orbit satelit.

Hal itu harus menjadi perhatian Lapan dalam memberikan pelayanan informasi potensi bahaya benda jatuh dari antariksa sehingga kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat dinetraliskan, demikian Thomas Djamaluddin.

Bersama Thomas, peneliti Lapan Dr Ir Chunaeni Latief Msc juga dikukuhkan sebagai profesor riset dalam bidang Opto Elektronika dan Aplikasi Laser. Dalam orasinya ia lebih mencermati kandungan dan efek emisi gas rumah kaca (CO2) dan pemanfaatan instumensi Satklim LPN-1A untuk penelitiannya yang bermanfaat bagi dunia penerbangan, dan kajian pemanasan global.



Selasa, 24 November 2009

HEM,, HARDDISK TERKECIL


Didalam sebuah kajian yg dijalankan pada Mac 2007, sebuah syarikat penyelidikan pasaran, IDC Institute, telah mengira jumlah data yg disimpan diseluruh dunia. Menurut kajian ini, jumlah data dijangkakan 161 exabytes in 2006. Ramalan mereka untuk tahun 2010 adalah sebanyak 988 exabytes - 988 000 000 000 000 megabytes!
Harddisk pertama dibina pada tahun 1956 iaitu IBM 350 yg merupakan sebahagian dari mainframe IBM 350 RAMAC. Harddisk ini mempunyai 2 head yg berbeza untuk read and write data diatas 50 magnetik disk yg berputar 1,200 rpm. Kapasitinya pada masa itu hanyalah 4.44 MB!!
Pada Januari 2004 di Consumer Electronic Show, Toshiba telah memperkenalkan harddisk bersaiz hanya 0.85 inchi dengan kapasiti 4GB. Harddisk ini telah dimasukkan didalam buku rekod dunia sebagai harddisk terkecil yg telah dicipta dan dipasarkan!!!
Saiz sebuah harddisk yg dinyatakan sebenarnya tiada kena mengena dengan saiz sebenar harddisk tersebut. Sebagai contoh, bagi sebuah harddisk 3.5 inchi, kelebaran sebenar adalah 10 cm bersamaan 3.937 inchi!!
Kajian oleh Google Inc pada 2007 mendapati jangka hayat sebuah harddisk lebih lama pada suhu sekitar 40*C. Suhu diatas 45*C atau dibawah 30*C akan memendekkan jangka hayat sebuah harddisk.
Semasa mengira kapasiti sebuah harddisk, pengeluar mengira mengguna kiraan nombor kuasa 10. Tetapi komputer mengira menggunakan kiraan nombor kuasa 2. Sebab itu jika kita beli harddisk 250GB, kita hanya dapat 232GB.